MEDAN

Nasehat...

.“(Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang dimudahkan terbang diangkasa bebas? Tidak ada yang dapat menahannya selain daripada Allah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang beriman. (An-Nahl:79") .“(menang dengan mengalah, itulah filsafat air dalam mengarungi kehidupan") .(Guru yang paling besar adalah pengalaman yang kita lewati dan rasakan sendiri) .(HIDUP INI MUDAH, BERSYUKURLAH AGAR LEBIH DIMUDAHKAN ALLAH SWT)

Bismillahirrahmanirrahim

"Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang dimudahkan terbang diangkasa bebas? Tidak ada yang dapat menahannya selain daripada Allah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang beriman. (An-Nahl:79)

Kamis, 25 Desember 2008

Cara Menyikapi Beban Hidup

BUKAN berat beban yang membuat kita Stress, tetapi lamanya kita memikul beban tersebut. Pada saat memberikan kuliah tentang Manajemen Stress, Stephen Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya: "Seberapa berat menurut anda kira segelas air ini?" Para siswa menjawab mulai dari 200 gr sampai 500 gr."Ini bukanlah masalah berat absolutnya, tapi tergantung berapa lama anda memegangnya. " kata Covey. "Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak ada masalah. Jika saya memegangnya selama 1 jam, lengan kanan saya akan sakit. Dan jika saya memegangnya selama 1 hari penuh, mungkin anda harus memanggilkan ambulans untuk saya.Beratnya sebenarnya sama, tapi semakin lama saya memegangnya, maka bebannya akan semakin berat." "Jika kita membawa beban kita terus menerus, lambat laun kita tidak akan mampu membawanya lagi. Beban itu akan meningkat beratnya." lanjut Covey. "Apa yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi". Kita harus meninggalkan beban kita secara periodik, agar kita dapat lebih segar dan mampu membawanya lagi. Jadi sebelum pulang ke rumah dari pekerjaan sore ini, tinggalkan beban pekerjaan. Jangan bawa pulang. Beban itu dapat diambil lagi besok. Apapun beban yang ada dipundak anda hari ini, coba tinggalkan sejenak jika bisa. Setelah beristirahat nanti dapat diambil lagi. Hidup ini singkat, jadi cobalah menikmatinya dan memanfaatkannya. ..!! Hal terindah dan terbaik di dunia ini tak dapat dilihat, atau disentuh, tapi dapat dirasakan jauh di relung hati kita. Start the day with smile and have a good day........

Senin, 08 Desember 2008

TIPS

TIPS Jika anda sedang benar, jangan terlalu berani dan bila anda sedang takut, jangan terlalu takut. Karena keseimbangan sikap adalah penentu ketepatan perjalanan kesuksesan anda Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena di dalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil Anda hanya dekat dengan mereka yang anda sukai. Dan seringkali anda menghindari orang yang tidak anda sukai, padahal dari dialah Anda akan mengenal sudut pandang yang baru Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi pencapaian kecemerlangan hidup yang di idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa kesenangan adalah cara gembira menuju kegagalan Jangan menolak perubahan hanya karena anda takut kehilangan yang telah dimiliki, karena dengannya anda merendahkan nilai yang bisa anda capai melalui perubahan itu Anda tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila anda berkeras untuk mempertahankan cara-cara lama anda. Anda akan disebut baru, hanya bila cara-cara anda baru Ketepatan sikap adalah dasar semua ketepatan. Tidak ada penghalang keberhasilan bila sikap anda tepat, dan tidak ada yang bisa menolong bila sikap anda salah Orang lanjut usia yang berorientasi pada kesempatan adalah orang muda yang tidak pernah menua ; tetapi pemuda yang berorientasi pada keamanan, telah menua sejak muda Hanya orang takut yang bisa berani, karena keberanian adalah melakukan sesuatu yang ditakutinya. Maka, bila merasa takut, anda akan punya kesempatan untuk bersikap berani Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan stress adalah kemampuan memilih pikiran yang tepat. Anda akan menjadi lebih damai bila yang anda pikirkan adalah jalan keluar masalah. Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan yang kemudian anda dapat Seseorang yang menolak memperbarui cara-cara kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku seperti orang yang terus memeras jerami untuk mendapatkan santan Bila anda belum menemukan pekerjaan yang sesuai dengan bakat anda, bakatilah apapun pekerjaan anda sekarang. Anda akan tampil secemerlang yang berbakat Kita lebih menghormati orang miskin yang berani daripada orang kaya yang penakut. Karena sebetulnya telah jelas perbedaan kualitas masa depan yang akan mereka capai

DO YOU CARE

Do You Care? Pertanyaan utama hari ini yang perlu kita jawab adalah: Do You Care? Apakah Anda perduli pada orang lain? Pertanyaan ini sangat relevan dengan dunia kita sekarang ini yang seringkali ditandai dengan ketidakperdulian kita pada orang lain. Manusia memang cenderung mementingkan dirinya sendiri. Kita sering menutup mata dan telinga kita terhadap masalah dan penderitaan orang lain. Kita merasa terlalu sibuk dengan urusan kita sendiri, kita tidak punya waktu sama sekali untuk mereka. Namun tahukah Anda bahwa hidup yang demikian itu adalah hidup yang kering dan gersang, hidup yang kosong dan penuh kehampaan? Bila Anda menginginkan hidup yang bahagia, penuh makna, penuh kedamaian dan perasaan kasih yang luar biasa, kuncinya sederhana saja, Anda harus membuka diri untuk orang lain. Anda harus membagikan nikmat yang Anda peroleh kepada orang lain. Berikan perhatian Anda, bantulah mereka yang membutuhkan. Mulailah hari ini, dari orang-orang di sekitar Anda

TERAPI AIR PUTIH

Terapi Minum Air Putih---------------------------------- Tuhan telah memberi kita air yang banyak. Tanpa mengeluarkan uang untuk obat-obatan, tablet, suntikan, diagnosa, upah dokter, dll. Hanya minum air minum, penyakit di bawah ini bisa disembuhkan. Anda tak akan percaya sebelum melakukannya. Di bawah ini daftar penyakit yang dapat disembuhkan oleh terapi ini : 1. Sakit Kepala 2. Asma 3. Hosthortobics 4. Darah Tinggi 5. Bronchitis 6. Kencing Manis 7. Kurang Darah 8. TBC Paru-paru 9. Penyakit Mata 10. Rematik 11. Radang Otak 12. Pendarahan di Mata 13. Lumpuh 14. Batu Ginjal Mata Merah 15. Kegemukan 16. Penyakit Saluran Kencing 17. Haid tidak teratur 18. Radang / Sakit persendian 19. Kelebihan Asam Urat 20. L e u k i m i a 21. Radang Selaput Lendir 22. M e n c r e t 23. Kanker Peranakan 24. Gangguan Jantung 25. D i s e n t r i 26. Kanker Payudara 27. Mabuk, Pusing, Gamang 28. A m b e i e n 29. Radang Tenggorokan 30. Batuk 31. S e m b e l i t Bagaimana Air Minum itu bekerja? Meminum air minum biasa dengan metode yang benar, memurnikan tubuh manusia. Hal itu membuat usus besar bekerja dengan lebih efektif dengan cara membentuk darah baru, dalam istilah medis dikenal sebagai "aematopaises". Bahwa "mucousal fold" pada usus besar dan usus kecil diaktifkan oleh metode ini, merupakan fakta yang tak terbantah, seperti teori yang menyatakan bahwa darah segar baru diproduksi oleh "mucousal fold" ini. Bila usus bersih, maka gizi makanan yang dimakan beberapa kali dalam sehari akan diserap dan dengan kerja "mucousal fold" gizi makanan itu diubah menjadi darah baru. Darah merupakan hal penting dalam menyembuhkan penyakit dan memelihara kesehatan, dan karena itu air hendaknya dikonsumsi dengan teratur. Bagaimana melakukan terapi ini ? 1. Pagi hari ketika anda baru bangun tidur ( bahkan tanpa gosok gigi terlebih dahulu) minumlah 1,5 liter air, yaitu 5 sampai 6 gelas. Lebih baik airnya ditakar dahulu sebanyak 1,5 liter. Ketahuilah bahwa nenek moyang kami menamakan terapi ini sebagai "usha paana chikitsa". Setelah itu anda boleh mencuci muka. 2. Hal sangat penting untuk diketahui bahwa jangan minum atau makan apapun satu jam sebelum dan sesudah minum 1,5 liter air ini. 3. Juga telah diteliti dengan seksama bahwa tidak boleh minum minuman beralkohol pada malam sebelumnya. 4. Bila perlu, gunakanlah air rebus atau air yang sudah disaring. Apakah Mungkin Minum 1,5 Liter Air Sekaligus? Untuk permulaan mungkin akan terasa sulit meminum 1,5 liter air sekaligus, tapi lambat laun akan terbiasa juga. Mula-mula, ketika latihan, anda boleh minum 4 gelas dulu dan sisanya yang 2 gelas diminum dua-tiga menit kemudian. Awalnya anda akan buang air kecil 2 sampai 3 kali dalam satu jam, tetapi setelah beberapa lama akan normal kembali. Menurut penelitian dan pengalaman, penyakit-penyakit berikut diketahui dapat disembuhkan dengan terapi ini dalam waktu seperti tertulis di bawah ini:@Sembelit - 1 Hari @ TBC Paru-Paru - 3 Bulan @ Kencing Manis - 7 Hari@ Asam Urat - 2 Hari @ Tekanan Darah - 4 Minggu @ Kanker - 4 Minggu Catatan : Disarankan agar penderita radang/sakit persendian dan rematik melaksakan terapi ini tiga kali sehari, yaitu pagi, siang, dan malam satu jam sebelum makan - selama satu minggu, setelah itu dua kali sehari sampai penyakitnya sembuh. Kami mohon dengan sangat, metoda diatas dibaca dan dipraktekkan dengan seksama. Sebar luaskanlah pesan ini kepada teman-teman, sanak saudara, dan tetangga - karena ini merupakan persembahan pada kemanusiaan. Dengan rahmat Tuhan, setiap orang hendaknya menjalani hidup sehat. "BILAMANA ANDA BERPARTISIPASI DALAM PENYEBARAN INFORMASI INI... MAKA ANDA BAGAIKAN SEORANG DOKTER YANG TELAH MENYEMBUHKAN BERIBU-RIBU BAHKAN BERJUTA-JUTA MANUSIA". (Kajian Masaru Emoto)

RAHASIA UMUR

Di awal zaman, Tuhan menciptakan seekor sapi. Tuhan berkata kepada sang sapi. Hari ini kuciptakan kau sebagai sapi, engkau harus pergi ke padang rumput. Kau harus bekerja di bawah terik matahari sepanjang hari. Kutetapkan umurmu sekitar 50 tahun. Sang Sapi keberatan. Kehidupanku akan sangat berat selama 50 tahun. Kiranya 20 tahun cukuplah buatku. Kukembalikan kepadamu yang 30 tahun. Maka setujulah Tuhan. Di hari kedua, Tuhan menciptakan monyet. Hai monyet, hiburlah manusia. Aku berikan kau umur 20 tahun! Sang monyet menjawab “What? Menghibur mereka dan membuat mereka tertawa? 10 tahun cukuplah. Kukembalikan 10 tahun padamu.” Maka setujulah Tuhan. Di hari ketiga, Tuhan menciptakan anjing. Apa yang harus kau lakukan adalah menjaga pintu rumah majikanmu. Setiap orang mendekat kau harus menggongongnya. Untuk itu kuberikan hidupmu selama 20 tahun. Sang anjing menolak: “Menjaga pintu sepanjang hari selama 20 tahun? No way! Kukembalikan 10 tahun padamu”. Maka setujulah Tuhan. Di hari keempat, Tuhan menciptakan manusia. Sabda Tuhan: “Tugasmu adalah makan, tidur, dan bersenang-senang. Inilah kehidupan. Kau akan menikmatinya. Akan kuberikan engkau umur sepanjang 25 tahun! Sang manusia keberatan, katanya, “Menikmati kehidupan selama 25 tahun? Itu terlalu pendek Tuhan. Let’s make a deal. “Karena sapi mengembalikan 30 tahun usianya, lalu anjing mengembalikan 10 tahun, dan monyet mengembalikan 10 tahun usianya padamu, berikanlah semuanya itu padaku. Semua itu akan menambah masa hidupku menjadi 75 tahun. Setuju?” Maka setujulah Tuhan. Akibatnya… Pada 25 tahun pertama kehidupan sebagai manusia dijalankan kita makan, tidur dan bersenang-senang. 30 tahun berikutnya menjalankan kehidupan layaknya seekor sapi kita harus bekerja keras sepanjang hari untuk menopang keluarga kita. 10 tahun kemudian kita menghibur dan membuat cucu kita tertawa dengan berperan sebagai monyet yang menghibur. Dan 10 tahun berikutnya kita tinggal di rumah, duduk di depan pintu, dan menggonggong kepada orang yang lewat. Uhuk, uhuk (batuk)… Eh, Ntong, mo ke mane lo? Hehehe…

Selasa, 02 Desember 2008

CARA BERSABAR!!!!

Seorang sahabat bertanya bagaimana caranya bersabar? saya jawab: Bersabarlah ! Tidak ada cara yang lebih jitu untuk merasakan pedasnya sambal kecuali mencoba memakan sambal itu sendiri. Tidak ada cara yang akurat bagaimana menjelaskan bagaimana asinnya garam selain mencoba memakan garam. Artinya, sabar adalah ilmu yang tidak bisa diperoleh dengan banyak membaca tentang teori bersabar, atau mengikuti seminar atau workshop tips dan kiat bersabar. Ilmu sabar adalah ilmu haqqul yaqin, bukan ilmu yaqin atau 'ainul yaqin, tapi ilmu yang melampaui persepsi indra, ia ada di tingkat rasa, dan rasa adalah bahasa kebenaran yang tertinggi dari suatu kebenaran. Hadapi masalahnya, maka kita akan paham apa itu sabar. Wassta'inu.. .. (Abi Maulana Suhendar)

PEMILU LEGISLATIF 2009

Pesta demokrasi lima tahunan (pemilu) tinggal beberapa bulan lagi. Sebanyak 38 partai politik peserta pemilu, inklud di dalamnya partai politik islam kini sibuk atau lebih pasnya sedang jor-joran menggelar berbagai program kegiatan. Dari 38 partai politik peserta pemilu itu, terdapat beberapa partai politik berazaskan islam, atau portai politik berbasis islam. Dalam rangka menyambut perhelatan akbar demokrasi ini, pemerintah juga tidak kalah sibuknya. Sekitar rp49,7 trilun dana telah dipersiapkan untuk mensukseskan pemilu tersebut. Lalu yang menjadi pertanyaan seberapa besar peluang partai politik islam pada pemilu 2009 mendatang? Apakah umat akan meninggalkannya karena kecewa atau umat rame-rame memberikan dukungan? Ditinjau dari sisi jumlah penduduk indonesia yang mayoritas umat islam, secara sederhana partai politik islam memiliki peluang. Namun perlu disadari bahwa umat islam indonesia tidak secara utuh setuju atau mendukung kehadiran partai politik islam. Belum lagi tingkat kepercayaan umat kepada partai politik islam dari pemilu ke pemilu cenderung menurun, termasuk kepada partai politik yang lain. Fakta itu dapat dilihat dari tingkat partisifasi masyarakat disetiap penyelenggaraan pilkada, baik provinsi maupun kabupaten kota. Contoh saja pilkada di sumatera utara menurt lembaga survei indonesia (lsi) masyarakat yang tidak menggunakan hak pilihnya alaias golput mencapai 45 %. Jawa barat 35 %, dki jakarta 41 %, jawa tengah mendekati angka 50 %, kalimantan selatan 40 %, sumatera barat 37 %, jambi 34 %, banten 40 %, kepri 46 persen. Kondisi yang sama juga terjadi pada pilkada kabupaten kota, dimana tingkat golput cukup tinggi antara 30-50%.sesungguhnya berdasarkan fakta ini peluang partai politik islam semakin kecil. Fakta lain yang menjadi faktor dan indikator bahwa harapan partai politik islam semakin menciut pada pemilu 2009 mendatang adalah, sikap dan prilaku anggota dpr dan dprd kabupaten kota yang berasal dari patai islam. Tampilan para wakil itu masih jauh dari harapan umat, bahkan tidak jarang mereka menampilkan prilaku yang bertentangan dengan kaidah-kaidan serta nilai-nilai islam. Sebagian ada yang tersangkut persoalan hukum, ada juga yang kerjanya hanya beretorika bahkan ada sebagian yang tidak respon terhadap aspirais serta persoalan yang dialami umat islam. Ada pula partai politik yang katanya berazaskan islam, tapi mungkin karena "ketakutan" kehilangan suara, lalu memajukan calon legislatif orang-orang yang tidak berakidah islam. Hal yang lain dapat dijadikan penyebab menurunkan kepercayaan umat kepada partai politik islam, karena wakil rakyat, fungsionaris dan kadernya tidak seutuhnya menjalankan ajaran islam. Dalam islam diajarkan bahwa shalat itu lebih afdol di awal waktu, tapi mereka tidak melakukannya dengan berbagai alasan dan argumentasi masing-masing. Akhirnya harapan umat partai politik islam menjadi golongan yang menyeru kepada kebaikan dan melarang kebatilan tidak terwujud. "hendaklah ada diantara kalian segolongan umat (kelompok/partai/organisasi) yang menyerukan amar ma'ruf nahi munkar" (QS: Ali Imran : 3). Inilah fakta yang menjadi kelemahan atau kekurangan partai politik islam selama ini. Ditambah lagi faktor banyaknya partai politik peserta pemilu yang semkan mebingungkan umat. Dampaknya, bisa membuat umat lebih memilih untuk tidak menggunakan hak suaranya. Atau juga menjatuhkan pilihan kepada partai politik yang mampu memberikan keuntungan instan. Kemungkinan ini semakin dikuatkan, lemahnya pendidikan politik yang dilakukan partai politik islam kepada umat selama ini. Walaupun terdapat beberapa kelemahan,umat masih terus berharap pada partai politik islam. Tentunya harapan itu disertai beberapa catatan diantaranya. Partai politik islam harus mampu merubah prilaku dan sikap kerah yang lebhi mencerminkanseorang muslim sejati. Mentaati dan menjlankan ajaran dan nilai-nilai agama islam. Meningkatkan kepedulian atas aspirasi dan kepentingan umat islam serta tidak menjadikan agama islam untuk kepentingan politik, tapi sebaliknya menjadikan politik untuk kepentingan agama islam. Yang lebih utama, partai politik islam tidak mengusung calon legislatif dari orang atau tokoh yang tidak beragama islam. Sebab selain melukai hati umat, hal itu tidak dapat diterima akal. Andai calon legislatif (yang bergama non islam) itu terpilih karena dicalonkan partai islam, maka umatlah yang rugi. Lagi pula tidak mungkin mereka akan lebih memperhatikan umat islam daripada kaumnya. Kalau merujuk pada al-qur'an allah pernah mengingatkan kita umat islam dalam firman-nya. "tidak akan ridho mereka (yahudi dan nasrani) kepada islam, sebelum umat islam mengikuti agama mereka" hal yang lebih penting dilakukan partai politik islam adalah memahami keinginan dan kepentingan umat. Setelah itu seluruh potensi dan kekuatan yang dimiliki parpol islam dimaksimalkan guna mewujudkan keinginan dan kepentingan tersebut. Sehingga terjadi sinergi antar kepentingan parpol islam dan umatislam, yang pada aakhirnya diharapakan seluruh kekuatan umat islam akan bersatu mendukung dan membesarkan partai politik islam. Apakah nantinya akan mengarah kepada konsep khilafah, insya allah. Inilah diantara kelemahan dan peluang partai politik islam pada pemilu 2009 mendatang. Dan kesemua itu, berpulang kepada partai politik islam, apakah akan tetap menjadikan agama untuk kepentingan politik atau politisasi agama, atau mengarahkan kekuatan politik guna kepentingan agama. Wallahu a'lam . Penulis : Wakil Sekretaris PW Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Sumatera Utara Wakil Sekretaris DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Medan Aktivis Forum Indonesia Muda (FIM) Aktivis Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Sumatera Utara.

PEMILU LEGISLATIF 2009

Pesta demokrasi lima tahunan (pemilu) tinggal beberapa bulan lagi. Sebanyak 38 partai politik peserta pemilu, inklud di dalamnya partai politik islam kini sibuk atau lebih pasnya sedang jor-joran menggelar berbagai program kegiatan. Dari 38 partai politik peserta pemilu itu, terdapat beberapa partai politik berazaskan islam, atau portai politik berbasis islam. Dalam rangka menyambut perhelatan akbar demokrasi ini, pemerintah juga tidak kalah sibuknya. Sekitar rp49,7 trilun dana telah dipersiapkan untuk mensukseskan pemilu tersebut. Lalu yang menjadi pertanyaan seberapa besar peluang partai politik islam pada pemilu 2009 mendatang? Apakah umat akan meninggalkannya karena kecewa atau umat rame-rame memberikan dukungan? Ditinjau dari sisi jumlah penduduk indonesia yang mayoritas umat islam, secara sederhana partai politik islam memiliki peluang. Namun perlu disadari bahwa umat islam indonesia tidak secara utuh setuju atau mendukung kehadiran partai politik islam. Belum lagi tingkat kepercayaan umat kepada partai politik islam dari pemilu ke pemilu cenderung menurun, termasuk kepada partai politik yang lain. Fakta itu dapat dilihat dari tingkat partisifasi masyarakat disetiap penyelenggaraan pilkada, baik provinsi maupun kabupaten kota. Contoh saja pilkada di sumatera utara menurt lembaga survei indonesia (lsi) masyarakat yang tidak menggunakan hak pilihnya alaias golput mencapai 45 %. Jawa barat 35 %, dki jakarta 41 %, jawa tengah mendekati angka 50 %, kalimantan selatan 40 %, sumatera barat 37 %, jambi 34 %, banten 40 %, kepri 46 persen. Kondisi yang sama juga terjadi pada pilkada kabupaten kota, dimana tingkat golput cukup tinggi antara 30-50%.sesungguhnya berdasarkan fakta ini peluang partai politik islam semakin kecil. Fakta lain yang menjadi faktor dan indikator bahwa harapan partai politik islam semakin menciut pada pemilu 2009 mendatang adalah, sikap dan prilaku anggota dpr dan dprd kabupaten kota yang berasal dari patai islam. Tampilan para wakil itu masih jauh dari harapan umat, bahkan tidak jarang mereka menampilkan prilaku yang bertentangan dengan kaidah-kaidan serta nilai-nilai islam. Sebagian ada yang tersangkut persoalan hukum, ada juga yang kerjanya hanya beretorika bahkan ada sebagian yang tidak respon terhadap aspirais serta persoalan yang dialami umat islam. Ada pula partai politik yang katanya berazaskan islam, tapi mungkin karena "ketakutan" kehilangan suara, lalu memajukan calon legislatif orang-orang yang tidak berakidah islam. Hal yang lain dapat dijadikan penyebab menurunkan kepercayaan umat kepada partai politik islam, karena wakil rakyat, fungsionaris dan kadernya tidak seutuhnya menjalankan ajaran islam. Dalam islam diajarkan bahwa shalat itu lebih afdol di awal waktu, tapi mereka tidak melakukannya dengan berbagai alasan dan argumentasi masing-masing. Akhirnya harapan umat partai politik islam menjadi golongan yang menyeru kepada kebaikan dan melarang kebatilan tidak terwujud. "hendaklah ada diantara kalian segolongan umat (kelompok/partai/organisasi) yang menyerukan amar ma'ruf nahi munkar" (QS: Ali Imran : 3). Inilah fakta yang menjadi kelemahan atau kekurangan partai politik islam selama ini. Ditambah lagi faktor banyaknya partai politik peserta pemilu yang semkan mebingungkan umat. Dampaknya, bisa membuat umat lebih memilih untuk tidak menggunakan hak suaranya. Atau juga menjatuhkan pilihan kepada partai politik yang mampu memberikan keuntungan instan. Kemungkinan ini semakin dikuatkan, lemahnya pendidikan politik yang dilakukan partai politik islam kepada umat selama ini. Walaupun terdapat beberapa kelemahan,umat masih terus berharap pada partai politik islam. Tentunya harapan itu disertai beberapa catatan diantaranya. Partai politik islam harus mampu merubah prilaku dan sikap kerah yang lebhi mencerminkanseorang muslim sejati. Mentaati dan menjlankan ajaran dan nilai-nilai agama islam. Meningkatkan kepedulian atas aspirasi dan kepentingan umat islam serta tidak menjadikan agama islam untuk kepentingan politik, tapi sebaliknya menjadikan politik untuk kepentingan agama islam. Yang lebih utama, partai politik islam tidak mengusung calon legislatif dari orang atau tokoh yang tidak beragama islam. Sebab selain melukai hati umat, hal itu tidak dapat diterima akal. Andai calon legislatif (yang bergama non islam) itu terpilih karena dicalonkan partai islam, maka umatlah yang rugi. Lagi pula tidak mungkin mereka akan lebih memperhatikan umat islam daripada kaumnya. Kalau merujuk pada al-qur'an allah pernah mengingatkan kita umat islam dalam firman-nya. "tidak akan ridho mereka (yahudi dan nasrani) kepada islam, sebelum umat islam mengikuti agama mereka" hal yang lebih penting dilakukan partai politik islam adalah memahami keinginan dan kepentingan umat. Setelah itu seluruh potensi dan kekuatan yang dimiliki parpol islam dimaksimalkan guna mewujudkan keinginan dan kepentingan tersebut. Sehingga terjadi sinergi antar kepentingan parpol islam dan umatislam, yang pada aakhirnya diharapakan seluruh kekuatan umat islam akan bersatu mendukung dan membesarkan partai politik islam. Apakah nantinya akan mengarah kepada konsep khilafah, insya allah. Inilah diantara kelemahan dan peluang partai politik islam pada pemilu 2009 mendatang. Dan kesemua itu, berpulang kepada partai politik islam, apakah akan tetap menjadikan agama untuk kepentingan politik atau politisasi agama, atau mengarahkan kekuatan politik guna kepentingan agama. Wallahu a'lam . Penulis : Wakil Sekretaris PW Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Sumatera Utara Wakil Sekretaris DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Medan Aktivis Forum Indonesia Muda (FIM) Aktivis Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Sumatera Utara.

Rabu, 17 September 2008

Kasih Sayang Allah itu Indah....

Kasih Sayang Allah itu Indah... Cerita menarik di hari senin ini dan juga hari pertama Ramadhan.... ....Saya adalah ibu dari tiga orang anak dan baru saja menyelesaikan kuliah saya. Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah Sosiologi. Sang Dosen sangat inspiratif, dengan kualitas yang saya harapkan setiap orang memilikinya. Tugas terakhir yang diberikan ke para siswanya diberi nama "Smiling".. Seluruh siswa diminta untuk pergi ke luar dan memberikan senyumnya kepada tiga orang asing yang ditemuinya dan mendokumentasikan reaksi mereka. Setelah itu setiap siswa diminta untuk mempresentasikan didepan kelas. Saya adalah seorang yang periang, mudah bersahabat dan selalutersenyum pada setiap orang. Jadi, saya pikir,tugas ini sangatlah mudah. Setelah menerima tugas tersebut, saya bergegas menemui suami saya dan anak bungsu saya yang menunggu di taman di halaman kampus, untuk pergi kerestoran McDonald's yang berada di sekitar kampus... Pagi itu udaranya sangat dingin dan kering...! Sewaktu suami saya akan masuk dalam antrian, saya menyela dan meminta agar dia saja yang menemani si Bungsu sambil mencari tempat duduk yang masih kosong. Ketika saya sedang dalam antrian, menunggu untuk dilayani, mendadak setiap orang disekitar kami bergerak menyingkir, dan bahkan orang yang semula antri dibelakang saya ikut menyingkir keluar dari antrian. Suatu perasaan panik menguasai diri saya, ketika berbalik dan melihatmengapa mereka semua pada menyingkir ? Saat berbalik itulah saya membaui suatu "bau badan kotor" yang cukup menyengat, dan... tepat dibelakangsaya berdiri dua orang lelaki tunawisma yang sangat dekil...! Saya bingung, dan tidak mampu bergerak sama sekali.....Ketika saya menunduk, tanpa sengaja mata saya menatap laki-laki yanglebih pendek, yang berdiri lebih dekat dengan saya, dan ia sedang"tersenyum" kearah saya....Lelaki ini bermata biru, sorot matanya tajam... tapi juga memancarkankasih sayang...!Ia menatap kearah saya, seolah ia meminta agar saya dapat menerima' kehadirannya' ditempat itu... Ia menyapa "Good day..!"sambil tetap tersenyum dan sembari menghitung beberapa koin yang disiapkan untuk membayar makanan yang akan dipesan. Secara spontan saya membalas senyumnya, dan seketika teringat oleh saya 'tugas' yang diberikan oleh dosen saya. Lelaki kedua sedang memainkan tangannya dengan gerakan aneh berdiri di belakang temannya. Saya segera menyadari bahwa lelaki kedua itu menderita defisiensi mental, dan lelaki dengan mata biru itu adalah"penolong"nya. Saya merasa sangat prihatin.. setelah mengetahui bahwa ternyata dalam antrian itu kini hanya tinggal saya bersama mereka...,dan kami bertiga tiba-tiba saja sudah sampai didepan counter. Ketika wanita muda di counter menanyakan kepada saya apa yang ingin saya pesan, saya persilahkan kedua lelaki ini untuk memesan duluan... Lelaki bermata biru segera memesan "Kopi saja, satu cangkir... Nona !"Ternyata dari koin yang terkumpul hanya itulah yang mampu dibeli oleh mereka (sudah menjadi aturan direstoran disini, jika ingin duduk didalam restoran dan menghangatkan tubuh, maka orang harus membeli sesuatu). Dan tampaknya kedua orang ini hanya ingin menghangatkan badan. Tiba-tiba saja saya diserang oleh rasa iba... membuat saya sempat terpaku beberapa saat, sambil mata saya mengikuti langkah mereka mencari tempat duduk yang jauh terpisah dari tamu-tamu lainnya, yang hampir semuanya...sedang mengamati mereka. Pada saat yang bersamaan, saya baru menyadari bahwa saat itu semua mata di restoran itu juga sedang tertuju ke diri saya..., dan pasti juga melihat semua 'tindakan' saya...Saya baru tersadar setelah petugas di counter itu menyapa saya untuk ketiga kalinya menanyakan apa yang ingin saya pesan. Saya tersenyum...dan minta diberikan dua paket makan pagi (diluar pesanan saya) dalam nampan terpisah. Setelah membayar semua pesanan, saya minta bantuan petugas lain yang adadi counter itu untuk mengantarkan nampan pesanan saya ke meja/tempatduduk suami dan anak saya. Sementara saya membawa nampan lainnya berjalan melingkari sudut kearah meja yang telah dipilih kedua lelakiitu untuk beristirahat. .. saya letakkan nampan berisi makanan itu diatas mejanya, dan meletakkan tangan saya di atas punggung telapak tangan dingin lelaki bemata biru itu, sambil saya berucap.. "makanan ini telah saya pesan untuk kalian berdua...." Kembali mata biru itu menatap dalam ke arah saya, kini mata itu mulai basah ber-kaca-kaca... dan dia hanya mampu berkata "Terima kasih banyak, nyonya...."Saya mencoba tetap menguasai diri saya, sambil menepuk bahunya saya berkata... "Sesungguhnya bukan saya yang melakukan ini untuk kalian, Tuhan juga berada di sekitar sini dan telah membisikkan sesuatu ketelinga saya untuk menyampaikan makanan ini kepada kalian...." Mendengar ucapan saya, si Mata Biru tidak kuasa menahan haru dan memeluk lelaki kedua sambil terisak-isak. Saat itu ingin sekali saya merengkuh kedua lelaki itu....Saya sudah tidak dapat menahan tangis ketika saya berjalan meninggalkan mereka... dan bergabung dengan suami dan anak saya, yang tidak jauh dari tempat duduk mereka. Ketika saya duduk suami saya mencoba meredakan tangis saya sambil tersenyum dan berkata... "Sekarang saya tahu, kenapa Tuhan mengirimkan dirimu menjadi istriku..., yang pasti, untuk memberikan 'keteduhan' bagi diriku dan anak-anakku...!" Kami saling berpegangan tangan beberapa saat...... dan saat itu kami benar-benar bersyukur dan menyadari, bahwa hanya karena 'bisikanNYA' lah kami telah mampu memanfaatkan 'kesempatan' .. untuk dapat berbuat sesuatu bagioranglain yang sedang sangat membutuhkan. Ketika kami sedang menyantap makanan, dimulai dari tamu yang akan meninggalkan restoran dan disusul oleh beberapa tamu lainnya... mereka satu persatu menghampiri meja kami, untuk sekedar ingin 'berjabat tangan' dengan kami... Salah satu diantaranya, seorang bapak, memegangi tangan saya, dan berucap.. "tanganmu ini telah memberikan pelajaran yang mahal bagi kami semua yang berada disini..., jika suatu saat saya diberi kesempatan olehNYA, saya akan lakukan seperti yang telah kamu contohkan tadi kepada kami..." Saya hanya bisa berucap "terimakasih"sambil tersenyum. Sebelum beranjak meninggalkan restoran saya sempatkan untuk melihat kearah kedua lelaki itu, dan seolah ada 'magnit' yang menghubungkan bathin kami, mereka langsung menoleh kearah kami sambil tersenyum, lalu melambai-lambaikan tangannya kearah kami...! Dalam perjalanan pulang saya merenungkan kembali apa yang telah saya lakukan terhadap kedua orang tunawisma tadi, itu benar2 'tindakan' yang tidak pernah terpikir oleh saya dan sekaligus merupakan 'hidayah' bagi saya...,maupun bagi orang-orang yang ada disekitar saya saat itu. Pengalaman hari itu menunjukkan kepada saya betapa 'kasih sayang' Tuhan itu sangat HANGAT dan INDAH sekali...! Saya kembali ke college, pada hari terakhir kuliah dengan 'cerita' ini ditangan saya. Saya menyerahkan 'paper' saya kepada dosen saya. Dan keesokan harinya, sebelum memulai kuliahnya saya dipanggil dosen saya kedepan kelas, ia melihat kepada saya dan berkata, "Bolehkah saya membagikan ceritamu ini kepada yang lain?" dengan senang hati saya mengiyakan. Ketika akan memulai kuliahnya dia meminta perhatian dari kelas untuk membacakan paper saya. Ia mulai membaca.... para siswapun mendengarkan dengan seksama cerita sang dosen, dan ruangan kuliah menjadi sunyi... Dengan cara dan gaya yang dimiliki sang dosen dalam membawakan ceritanya... membuat para siswa yang hadir di ruang kuliah itu seolah ikut melihat bagaimana sesungguhnya kejadian itu berlangsung, sehingga para siswi yang duduk di deretan belakang didekat saya diantaranya datang memeluk saya untuk mengungkapkan perasaan harunya. Diakhir pembacaan paper tersebut, sang dosen sengaja menutup ceritanya dengan mengutip salah satu kalimat yang saya tulis diakhir paper saya... "Tersenyumlah dengan 'HATImu', dan kau akan mengetahui betapa'dahsyat' dampak yang ditimbulkan oleh senyummu itu..." Dengan caraNYA sendiri, Tuhan telah 'menggunakan' diri saya untuk menyentuh orang-orang yang ada di McDonald's, suamiku, anakku, guruku, dan setiap siswa yang menghadiri kuliah di malam terakhir saya sebagai mahasiswi. Saya lulus... dengan 1 pelajaran terbesar yang tidak pernah saya dapatkan di bangku kuliah manapun, yaitu : "PENERIMAAN TANPA SYARAT". Banyak cerita tentang kasih sayang yang ditulis untuk bisa diresapi oleh para pembacanya, namun bagi siapa saja yang sempat membaca dan memaknai cerita ini diharapkan dapat mengambil pelajaran bagaimana cara....MENCINTAI SESAMA, DENGAN MEMANFAATKAN SEDIKIT HARTA-BENDA YANG KITA MILIKI..., bukannya... MENCINTAI HARTA-BENDA YANG BUKAN MILIK KITA,...DENGAN MEMANFAATKAN SESAMA...! Jika anda berpikir bahwa cerita ini telah menyentuh hati anda, terus kancerita ini kepada orang-orang terdekat anda. Disini ada 'malaikat' yang akan menyertai anda, agar setidaknya orang yang membaca cerita ini akan tergerak hatinya untuk bisa berbuat sesuatu (sekecil apapun) bagi sesama... yang sedang membutuhkan uluran tangannya... ! Orang bijak mengatakan :Banyak orang yang datang dan pergi dari kehidupanmu. .., tetapi hanya ’sahabat yang bijak' yang akan meninggalkan JEJAK di dalam hatimu. Untuk berinteraksi dengan dirimu, gunakan nalarmu... Tetapi untuk berinteraksi dengan orang lain, gunakan HATImu...!Orang yang kehilangan uang, akan kehilangan banyak; Orang yangkehilangan teman, akan kehilangan lebih banyak...! Tapi orang yangkehilangan keyakinan, akan kehilangan semuanya..! Tuhan menjamin akan memberikan kepada setiap hewan makanan bagi mereka, tetapi DIA tidak melemparkan makanan itu ke dalam sarang mereka,...hewan itu tetap harus BERIKHTIAR untuk bisa mendapatkannya. Orang-orang muda yang 'cantik' adalah hasil kerja alam, tetapi orang-orang tua yang 'cantik' adalah hasil karya seni.... Belajarlahdari PENGALAMAN MEREKA, karena engkau tidak dapat hidup cukup lama untuk bisa mendapatkan semua itu dari pengalaman dirimu sendiri.

Minggu, 16 Maret 2008

Umat Islam Tinggal Pilih, Bersatu atau Kalah

Masyarakat Sumatera Utara memiliki kepekaan sosial dalam menyikapi Pemilihan langsung (Pilkada) Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Sedikit saja disulut, sangat memungkinkan Sumatera Utara bisa menjadi seperti di "Poso". Kekhawatiran itu sangat beralasan, ketika melihat kondisi dan situasi objektif masyarakat di Sumatera Utara. Sumut didiami warga yang heterogen. Berbagai multi etnis, adat budaya dan agama hidup di daerah ini. Potret inilah yang kemudian dijadikan indikator munculnya kekhawatiran akan hadirnya persoalan-persolan krusial dalam Pilkada. Belum lagi masalah yang selalu menghiasi setiap pelaksanaan pesta demokrasi di Indonesia. Tahap demi tahap, memiliki kecenderungan akan terpicunya konplik, jika pelaksanaannya melenceng atau terindikasi tidak sesuai mekanisme yang ada. Atau karena minimnya sosialisasi yang membuat masyarakat tidak mendapatkan akses informasi secara penuh. Belum lagi contoh buruk, seperti tidak taat azas, aturan dan hukum yang dipertontonkan lima pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara. Misalkan memasang tanda atau alat peraga sosialisasi diri, meskipun menurut peraturan perundang-undangan itu belum masuk dalam kategori melakukan kampanye. Atau pola pengerahan massa dengan memakai "judul lain" untuk menghindari delik disebut melakukan kampanye. Artinya dari beberapa kasus itu, menunjukkan betapa para pasangan calon tidak menunjukkan sikap fairply dan persaingan sehat memperebutkan kursi Sumut-1. Terlepas dari berbagai kemungkinan tersebut, fakta di lapangan saat ini umat Islam terjebak dalam kebingungan.Ditambah lagi lembaga keagamaan dan ormas Islam yang terkesan mengambil sikap tidak netral. Belum lagi muncul tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dari Islam-Islam dan dua pasangan pelangi. (Islam-Kristen dan Kristen-Islam). Belajar dari situasi dan kondisi Sumatera Utara selama ini, memang ada peluang menafikan kemungkinan di Sumatera Utara akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Artinya kerukunan umat beragama yang sudah terjalin selama ini masih mampu menjadi alat perekat persatuan dan kekondusipan daerah ini. Namun, terkait pilihan figur calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Ini yang perlu analisis dan sikap yang cerdas. Cerdas dalam artian sesungguhnya, sosok mana yang pantas dan layak dipilih memimpin Sumatera Utara lima tahun ke depan. Dengan catatan, setelah terpilih diyakini akan memperjuangkan umat dan kepentingan agama Islam. Pertanyaannya kemudian, dari tiga pasangan calon yang berbasis Islam-Islam, siapa yang paling pantas dan wajar dipilih. Jika masyarakat kemudian bingun atau tidak bisa menentukan pilihannya. Akibatnya bukan tidak mungkin hak suaranya digunakan secara random atau untung-untungan. Atau malah lebih memilih langkah demokratis dengan pilihan, "memilih untuk tidak memilih" alias golput. Dititik inilah awal kekalahan umat Islam di Sumatera Utara. Jawaban dari seluruh kekhawatiran itu tergantung pada pilihan umat Islam. Yakni bersatu untuk kemenangan atau mempertahankan ego masing-masing dengan konsekwensi kekalahan. Umat islam tinggal memilih langkah yang mana. Namun juga tidak bisa dinafikan, tiga pasangan calon islam memiliki konstituen masing-masing. Baik berdasarkan pertalian darah, perkawinan atau karena tampilan performen setiap calon serta fanatisme masyarakat terhadap calon. Kalau ini yang kemudian dijadikan tolok ukur, maka dapat diramalkan suara umat islam akan terpecah. Itu sama artinya menuai kekalahan sebelum perang usai. Bila umat tidak mau kalah dan memiliki pemimpin diluar umat Islam. Konsekwensinya umat harus menyatukan suara kepada satu pasangan calon yang berbasis Islam-Islam. Sudah cukup pengamalam umat islam yang terjadi dibeberapa daerah, seperti Kalimatan Barat, Kalimantan Selatan dan daerah lainnya. Dimana secara jumlah umat islam lebih banyak tapi menelan pil pahit kekalahan, hanya karena masing-masing mempertahankan egoisme dan mengabaikan kepentingan yang lebih besar yakni agama Islam. Bisa merasa dan merasa bisa, perbedaan katanya sedikit, tapi maknanya sangat besar. Umat Islam tinggal pilih, bersatu atau kalah.

Minggu, 09 Maret 2008

Suara Golput Masih Signifikan di Pilkada Sumut

Polling Pilgubsu menuju Sumut-1 yang diselenggaran Shadow Management, menunjukkan suara Golput alias tidak memilih masih siginifikan terjadi. Hal itu berdasarkan hasil sementara polling Pilgubsu Menuju Sumut-1 pada, Minggu 09 Maret 2008 mencapai 2,26 persen. Bila data sementara ini dikonversikan pada target Pemprovsu terkait partisipasi masyarakat yakni 70-80 persen. Kemungkinan akan sulit terealisasi. Artinya upaya sosialisasi pilkada Gubsu dan Wagubsu 2008 yang dilakukan pemerintah masih belum maksimal. Apalagi dilihat dari masih ada masyarakat yang memiliki hak suara, tidak terdaftar sebagai pemilih. Justru itu, disisa waktu sosialisasi, diharapkan pemerintah terus berupaya melakukan berbagai cara mensosialisasikan Pilkada Gubsu dan Wagubsu kepada masyarakat. Seperti diketahui, Pilkada Gubsu dan Wagubsu tahun ini, merupakan yang pertama bagi masyarakat Sumut yang dilakukan secara langsung. Sukses tidaknya pelaksanaan Pilkada kali ini tolok ukurnya sebesar apa tingkat partisifasi masyarakat dalam menggunakan hak suaranya. Meski harus diakui, hasil polling tidak dapat dijadikan sebagai barometer sesungguhnya untuk menjustifikasi, bahwa pada pilkada kali ini tingkat suara golput masih sangat besar. Apalagi hari H pemilihan masih akan berlangsung pada 16 April mendatang. Tapi hasil polling atau jajak pendapat yang dilakukan berbagai media dan elemen masyarakat, menjadi indikasi dan sinyalemen belum tersosialisasinya Pilkada Gubsu dan Wagubsu seperti yang diharapkan. Belum lagi kita melihat peraturan perundang-undangan yang mengatur pelaksanaan Pilkada. Kesan yang bisa ditangkap adalah masyarakat didorong untuk aktif berperan serta. Baik pada tahapan pendataan, pendaftaran dan pemilihan suara. Bila itu yang dijadikan patokan, lalu dibandingkan dengan tingkat kesadaran politik serta upaya partai politik memberikan pembelajaran politik pada masyarakat. Sungguh muncul kekhawatiran bahwa masyarakat akan 'emoh' atau tidak resfek untuk menggunakan hak suaranya. Kondisi ini sangat riskan, ketika pemerintah, KPU sebagai penyelenggar Pilkada dan tentunya masyarakat tidak melakukan upaya dan langkah strategis guna mengeleminir tingkat golput pada pilkada kali ini. Disisi lain, harapan untuk menciptakan Pilkada Sumatera Utara sebagai contoh yang baik untuk provinsi lain di Indonesia. Ditambahkan keinginan Pilkada Sumut berlangsung aman, jujur, adil, demokratis dan bermartabat, sama seperti kata pepatan "Juah Panggang Dari Api". Untuk itu, dibutuhkan kerjasama seluruh pihak, termasuk partai politik dan pasangan calon kepala daerah dan wakil kepada daerah. Untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat agar tetap menggunakan hak suaranya pada hari H pemilihan 16 April 2008 mendatang. Kita semua berharap, pelaksanaan Pilkada Sumut tahun ini akan memunculkan pemimpin yang memiliki komitmen membangun Sumatera Utara. Juga mengetaskan kemiskinan, peningkatan mutu pendidikan dan penyediaan lapangan pekerjaan. Tujuannya hanya satu untuk mensejahterakan rakyat Sumatera Utara lahir dan bathin. Amin

Kamis, 06 Maret 2008

Korupsi dan Delegitimasi Partai Politik

Korupsi dan Delegitimasi Partai Politik Oleh :Mursal Harahap Korupsi adalah musuh bangsa, begitu kita menyebutnya. Kelumpuhan signifikan sebuah bangsa akan terjadi ketika korupsi telah menjadi bagian dalam sistem kehidupan berbangsa. Korupsi telah rnenjad! momok bangsa Indonesia, yang mengakibatkan krisis secara universal, dimulai dengan adanya krisis moneter, ekonomi, bahkan krisis kepercayaan kepemimpinan bangsa. Hal ini membuat rakyat menderita dan harus menanggung beban atas hutang negara. Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY) ketika mencanangkan Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) yang mengatakan "Korupsl merupakan tindakan kejahatan yang harus diberantas dengan cara-cara luar biasa". Pada saat yang sama pula, SBY menandatangani Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi. Kebijakan yang diambil pemerintahan SBY dalam upaya pemberantasan korupsi masih berorientasi pada aksi represif. padahal yang perlu dikembangkan adalah pola preventif sejak dini dan mencari akar penyebabnya. Bahkan ada upaya gerakan anti korupsi untuk mendelegitimasikan Partai Politik (parpol) sehingga hilangnya kepercayaaan masyarakat terhadap partai dalam memberantas korupsi. Kendalan dan Kelemahan Korupsi Korupsi itu tidak hanya berada dilembaga birokrasi pemerintah biasa, tetapi juga sudah masuk di dalam bidang penegakan hukum. Ini yang menyulitkan penegakan hukum dan Ini yang menjadi masalah besar. Adapun yang bisa dituding sebagai penyebab atau kendala sulitnya memberantas korupsi adalah tidak adanya political will, Atau dengan kata lain tiadanya keteladanan, Dalam menangani kerupsi di Indonesia kebijakan yang diambil hanya bersifat refsesif semacam semacam membangun rumah sakit dan dokter-dokter ahlinya untuk pasien (koruptor). Sementara dalam menangani korupsi diperlukan langkah -langkah preventif, adanya korupsi dan ini merupakan tugas utama KPK yaitu menyusun sistem preventif berdasarkan penelitian. Bagaimana membuat sistem anggaran, perizinan, dan kepegawaian yang ada dalam birokrasi kita dapat diubah untuk menjadi lebih transparan dan akuntable. KPK kini masih lebih sering manangani perkara korupsi yang sebenarnya bisa ditangani polisi dan jaksa. Keberanian aparat penegak hukum untuk menindak para koruptor sangat diutamakan dalam pemberantasan korupsi. Kelemahan utama daiam memberantas korupsi adalah karena terlalu dominannya negara dalam mendesain pemberantasan korupsi. Sementara itu partisipasi publik sebagai korban utama akibat tindakan amoral tersebut sama sekali tidak ditumbuhkan. Berbagai akses yang seharusnya dibuka sebagai akselator minat dan animo masyarakat agar turut serta memberantas korupsi sama sekali tidak diberdayakan. Kalau saja pemerintah rnemiliki political will membuka akses-akses yang dapat memancing animo masyarakat membantu tugas KPK? Tentu berbagai kasus korupsi yang memang sudah jelas-jelas siapa pelakunya tidak akan berhenti, tanpa alasan yang pasti proses hukumnya. Upaya Pendelegitimasian Partai Politik Gerakan anti korupsi juga terimbas ke partai poiitik. Hal ini bisa terlihat adanya Anggota DPRD yang ditahan karena penyusunan APBD. Masyarakat akan menilai bahwa yang telah melakukan korupsi adalah lembaga legislatif yang telah melanggar Peraturan Pemerintah dan Undang- Undang. Padahal Panitia Anggaran bukan hanya dari legislatif, tetapi juga dari eksekutif yang bersama-sama menyusun Anggaran berdasarkan rencana pembangunannya. Ketika penyusunan anggaran melebihi kuantitas dalam rangka untuk mempercepat pembangunan. Apakah itu Itu harus dlterjemahkan untuk memperkaya diri dan harus digiring kepersoalan hukum. Gerakan anti terhadap anggota legislatif, anggota Partai juga perlu dipertanyakan. Apakah ini murni dalam ranqka penegakan hukum atau upaya untuk mendeligitimaslkan partai politik? Jika kita lihat secara komparatif, gesekan yang rnenguat Partai politik, seperti Muktamar. Kongres,. Muswil. Musda dan sebagainya pasti terhembus issue money politik dan membuka aib berdalih anti korupsi. Hal ini juga merupakan upaya untuk mendeligitimasikan partai politik. Jika proses pendeligitimasian ini terus menguat dimasyarakat, maka kepercayaan masyarakat akan hilang terhadap keberadaan partai. Padahal peranan Partai poiitik dalam membangun sistem kenegaraan dan demokrasi adalah faktor penting. selain partisipasi masyarakat dan media massa. Persoalannnya kemudian, bagaimana agar partai politik dan masyarakat juga ikut bertanggung jawab menuntaskan berbagai kasus korupsi. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan pemerintah untuk menumbuhsuburkan partisipasi masyarakat dalam memberantas korupsi. Pertama, mendorong legislatif atau eksekutif baik tingkat pusat maupun lokal untuk membuat produk konstitusi sesuai tingkatan legislasi khusus partisipasi masyarakat memberantas korupsi. Kedua, adanya pendidikan politik masyarakat yang mampu mencerahkan stigma miring atas berbagai produk politik yang cendrung menistakan hak-hak publik. Ketiga, mengumpulkan bukti-bukti korupsi yang diduga telah dilakukan oleh seseorang/para pejabat di daerah (atau dipusat). Dan rnelaporkannya kepada pihak terkait seperti kepolisian, kejaksaan sampai KPK. Keempat menjamin adanya penghargaan bagi masyarakat dan perlindungan bagi pelapor. Oleh karena itu, upaya untuk mendelegitimasikan partai poiitik harus segera dihentikan, mesti kita merupakan bagian dari kelompok anti korupsi. juga rnelakukan kontrol pejabat, dan legislatif bahkan kepenegak hukum sekalipun. Namun jangan sampai kontrol yang dilakukan menambah persoalan baru yang rnengakibatkan pendelegitimasian institusi/lembaga. Ilustrasi Korupsi di Idonesia Tahun 2003 dan 2004, China ditetapkan oleh para peneliti dan para aktivis anti korupsi menjadi negara paling korup di dunia disusul kemudian Indonesia, India, Brasil dan Peru. Tahun 2005 China masih menduduki tempat teratas dan disusul oleh India, Brasil, Peru dan Filipina. Atas hasil penelitian itu, ketika Konferensi Asia Afrika Amerika di Taman Mini, seorang pejabat/delegasi China menyatakan keheranannya kepada seorang pejabat Indonesia yang menemuinya bersama beberapa pejabat negara-negara itu. Delegasi China, "Hai, Pak Pejabat, sepertinya korupsi di Indonesia hampir menyamai di negeri kami, tapi kok negara Anda bisa keluar dari lima besar, apakah sudah ada gerakan anti korupsi besar-besaran di pemerintahan Anda?". Delegasi India, Brasil, Peru, dan Filipina, "Iya nih kita juga terkejut deh mendengar itu, bagaimana bisa?". Dengan senyum ramah dan nada ceria sang pejabat Indonesia menjawab, "Ooo... mudah saja, itu semua gampang diatur.". Delegasi China, "Caranya Bagaimana?". Pejabat Indonesia, "Caranya, siapkan uang sepantasnya dan berikan pada para peneliti itu dengan permintaan supaya negara saya diturunkan dari peringkat lima besar...". Delegasi China, "Oooo... Hebat, itu baru namanya koruptor hebat... masuk akal... hasil penelitian pun bisa di korupsi...".